Aktivitas-Seks-Berisiko

tips-viral.com – Aktivitas sex membuat orang jadi menyenangkan, sesi bercinta dengan pasangan tentunya banyak manfaat untuk kesehatan. Seks adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah kehidupan. Seks normal dan sehat seharusnya menyenangkan untuk kamu dan juga pasangan. Kendati demikian, harus diingat kalau hubungan seks tidak dilakukan sebagaimana mestinya akan berisiko menyebabkan bahaya, adapun aktivitas seks berisiko bisa menyebabkan penyakit, baik menyebabkan kerusakan pada fisik atau emosional.

Dimana, terbukti hubungan seks bisa mengurangi stres, membakar kalori, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, bahkan hingga membuat tidur lebih nyenyak. Kendati demikian apabila kamu tidak memperhatikan, maka ada juga lho aktivitas seksual yang pada kenyataannya bisa menimbulkan risiko penularan penyakit yang menular. Lantas, kira-kira apa saja aktivitas seksual dimaksud? Maka, simak berikut dibawah ini karena kami sudah merangkumnya dari beberapa sumber.

Berikut Ini 5 Aktivitas Seks Berisiko

Penting sekali menerapkan yang namanya gaya hidup seksual yang aman. Cara sederhananya dengan melakukan hubungan intim cuma dengan pasangan dan dengan cara aman. Ini tentunya dianjurkan sekali demi mencegah terjadinya penularan penyakit seksual seksual. Nah, untuk itu tak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah aktivitas seksual yang dinilai berisiko perlu kamu ketahui :

Aktivitas-Seks-Berisiko

  1. Melakukan hubungan seks saat menstruasi
    Nggak sedikit orang perlu menunda hubungan intimnya terlebih dahulu pada saat pasangan tengah datang bulan atau menstruasi. Hal ini disebabkan melakukan hubungan intim ketika haid masih dinilai tabu. Selain itu, apabila kamu tidak memperhatikannya, seks sedang menstruasi mempunyai risiko bagi kesehatan lho. Berhubungan seks ketika sedang menstruasi maka akan memberikan peluang potensi menular meningkatkan risiko endometriosis, kehamilan juga masih bisa terjadi, hingga penyakit seksual. Maka dari itu, dimana buat pemakaian kondom sangat disarankan apabila mau melakukan hubungan intim pada saat sedang haid.
  2. Seks anal
    Selanjutnya adalah aktivitas yang memiliki resiko seks anal yang dinilai berisiko, sama seperti namanya. Dimana, seks anal adalah aktivitas seksual penetrasi yang dilakukan lewat jalur anus atau jalur belakang. Walaupun masih dinilai tabu, pada kenyataanya banyak pasangan yang berniat mencobanya dan bahkan menyukainya. Padahal, seks anal bisa menimbulkan beberapa macam risiko kesehatan yang harus kamu waspadai. Bisa meningkatnya penularan penyakit seksual seperti halnya klamidia, gonore, kutil kelamin, bahkan buat mereka menderita wasir maka seks anal akan memperparah kondisinya lho. Selain itu bisa membuat lapisan anus sobek atau terluka jadi membuat buang air besar disertai oleh darah. Hal ini dikarenakan organ terakhir pada sistem pencernaan mempunyai sebuah lapisan kulit tipis dan tidak mempunyai pelumas alami, seperti halnya vagina.
  3. Melakukan seks oral tidak aman
    Selain itu, siapa bilang bahwa seks oral tidak bisa menularkan penyakit? Faktanya, aktivitas seksual melibatkan mulut dengan alat kelamin bisa berisiko. Beberapa penyakit tentunya bisa menular lewat cairan tubuh dari aktivitas seksual, baik anal, vaginal maupun oral. Maka dari itu, ada beberapa macam hal yang harus kamu lakukan sebelum melakukan seks oral. Beberapa macam penyakit dapat menular dari seks oral yakni mulai dari gonore, herpes, klamidia, dan termasuk sifilis.
  4. Berhubungan seks gonta-ganti pasangan tanpa kondom
    Berhubungan seks sering gonta-ganti pasangan utamanya tidak menggunakan kondom pasti sangat beresiko bagi kesehatan lho. Penularan penyakit menular seksual (PMS) bisa meningkat. Oleh sebab itu cara mengurangi resikonya, dengan memakai kondom menjadi solusinya. Selain itu, kondom juga bisa mencegah kehamilan tidak direncanakan, terlebih menjadi salah satu alat kontrasepsi yang mudah ditemui. Apabila dipakai benar-benar, kondom bisa mencegah kehamilan sampai 98 persen lho!
  5. Terlalu sering berhubungan intim
    Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kalau berhubungan intim memang mempunyai manfaat banyak buat kesehatan secara keseluruhan. Ini menjadi aktivitas seks berisiko, harus ingat kalau semua sesuatu berlebihan tidak bagus sifatnya, termasuk berhubungan intim. Faktanya, dampak buruk bisa ditimbulkan kalau terlalu sering melakukannya. Intinya seperti olahraga, berhubungan seks bisa juga menguras tenaga kalau dilakukan terlalu sering. Organ intim bisa juga mengalami luka-luka atau lecet lho, karena banyak gesekan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here